Lompat ke isi utama

Berita

Kasek Bawaslu Papua Selatan Paparkan Strategi Peningkatan Kapasitas SDM dalam Rancangan Proyek Perubahan PKN II

Kasek Bawaslu Papua Selatan Paparkan Strategi Peningkatan Kapasitas SDM dalam Rancangan Proyek Perubahan PKN II

Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Papua Selatan, Achmad Elefianto, memaparkan Rancangan Proyek Perubahan dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II

AGATS, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Papua Selatan, Achmad Elefianto, memaparkan Rancangan Proyek Perubahan dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II, yang berfokus pada strategi peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam penyusunan laporan pengawasan Pemilu. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Bawaslu Kabupaten Asmat.

Dalam paparannya, Achmad Elefianto menjelaskan bahwa proyek ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas dan profesionalitas pegawai Bawaslu, khusunya Bawaslu Kabupaten Asmat  Provinsi Papua Selatn dalam menyusun laporan hasil pengawasan Pemilu secara akurat, tepat waktu, dan sesuai dengan standar nasional Bawaslu RI.

“Proyek ini dirancang agar pegawai Bawaslu di tingkat kabupaten dapat memiliki kemampuan yang lebih baik dalam melaksanakan tugas pengawasan, khususnya dalam penyusunan laporan yang menjadi dasar pengambilan kebijakan di tingkat nasional,” ujarnya.

Upaya ini mendapat dukungan penuh dari Bawaslu RI dan Lembaga Administrasi Negara (LAN) sebagai bentuk kolaborasi dalam memperkuat tata kelola kelembagaan pengawasan Pemilu yang adaptif, profesional, dan berintegritas.

Selain memaparkan strategi peningkatan kapasitas SDM, Achmad Elefianto juga menyinggung kesiapan pembentukan Satuan Kerja (Satker) Bawaslu Kabupaten Asmat. Menurutnya, pembentukan Satker merupakan bagian dari proses penguatan struktur organisasi Bawaslu di wilayah Provinsi Papua Selatan, baik dari sisi kelembagaan maupun administratif.

Lebih lanjut, Achmad menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan efisiensi kerja bagi seluruh para pegawai dalam menjalankan tugas-tugas kelembagaan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program peningkatan kapasitas tidak hanya bergantung pada pelatihan, tetapi juga pada komitmen dan kesadaran individu dalam melaksanakan tanggung jawab dengan efektif.

“Setiap pegawai harus mampu bekerja secara efisien, memahami perannya masing-masing, dan menjaga tanggung jawab terhadap pekerjaan yang diemban. Dengan begitu, organisasi akan berjalan lebih produktif dan hasil kerja akan lebih optimal,” tegasnya.

Melalui proyek perubahan ini, Bawaslu Provinsi Papua Selatan menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam pengelolaan SDM dan sistem pelaporan pengawasan Pemilu, guna menciptakan lembaga yang semakin profesional, akuntabel, dan berdaya saing tinggi.

 

 

Penulis: G. Sanpai

Editor: Humas Bawaslu Asmat

Foto: Humas Bawaslu Asmat