Ramadhan Sebagai Mandrasah, Bawaslu Asmat Gelar Ngaburit Pengawasan
|
Ramadhan Sebagai Mandrasah, Bawaslu Asmat Gelar Ngaburit Pengawasan
AGATS – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Asmat (Bawaslu Kabupaten Asmat) menggelar kegiatan Ngaburit Pengawasan perdana pada Jumat (27/02/2026) yang dilaksanakan di lingkungan Kantor Bawaslu Kabupaten Asmat. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana sederhana dan penuh keakraban dengan konsep lesehan, mengusung tema “Ramadhan Sebagai Madrasah” sebagai ruang refleksi spiritual sekaligus penguatan kelembagaan.
Kegiatan tersebut menghadirkan Timbo Wahyudi sebagai pemateri. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan bahwa bulan Ramadhan merupakan madrasah kehidupan yang mengajarkan disiplin, kejujuran, kesabaran, dan konsistensi. Dalam ajaran Islam, puasa diwajibkan bagi umat Muslim sejak terbit fajar hingga terbenam matahari dengan niat yang tulus sesuai tuntunan Al-Qur’an. Ibadah puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga membentuk karakter serta memperkuat integritas dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Nilai-nilai tersebut, menurutnya, selaras dengan tugas dan tanggung jawab pengawasan pemilu, khususnya dalam pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Ia menekankan bahwa pemutakhiran data pemilih seharusnya dilakukan secara rutin setiap bulan tanpa harus menunggu momentum tahun politik. Selama ini, urusan data pemilih kerap dianggap penting hanya ketika pemilu sudah di depan mata. Akibatnya, petugas menjadi sibuk dalam waktu singkat dan masyarakat merasa terganggu karena proses pendataan dilakukan secara mendadak. Pola pikir seperti ini perlu diubah melalui kesadaran bersama.
Sementara itu, Drs. Hasan Haruna dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk melakukan evaluasi dan pembenahan, baik secara pribadi maupun kelembagaan. Ia menegaskan bahwa pengawasan bukan sekadar tugas administratif, tetapi juga tanggung jawab moral untuk menjaga keadilan dan demokrasi.
Menurutnya, disiplin dan konsistensi yang diajarkan dalam ibadah puasa harus menjadi semangat dalam menjalankan tugas pengawasan. Pengawasan harus dilakukan secara berkelanjutan dan penuh tanggung jawab, sebagaimana puasa dijalankan dengan kesabaran hingga mencapai Idul Fitri. Ia juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan agar Bawaslu Kabupaten Asmat tetap solid dan profesional dalam menjalankan amanah konstitusi, khususnya di wilayah Kabupaten Asmat.
Melalui kegiatan Ngaburit Pengawasan ini, Bawaslu Kabupaten Asmat berharap dapat membangun kesadaran kolektif bahwa pengawasan pemilu merupakan kerja berkelanjutan yang membutuhkan integritas, komitmen, dan kebersamaan. Ramadhan tidak hanya meninggalkan lapar dan dahaga, tetapi juga meninggalkan jejak perbaikan bagi diri sendiri dan kontribusi nyata bagi masyarakat serta bangsa Indonesia. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi santai yang semakin mempererat kebersamaan seluruh jajaran.
Penulis: G. Sanpai
Editor: Humas Bawaslu Asmat
Foto: Yosep Samderubun