Pascakompetisi Debat, Puadi Tekankan Pentingnya Literasi Mahasiswa dalam Pengawasan Pemilu
|
AGATS, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menegaskan bahwa mahasiswa perlu terus mengasah kapasitas literasi dengan membaca, menulis, serta berdiskusi terkait isu-isu penegakan hukum pemilu. Pesan tersebut disampaikan Anggota Bawaslu Puadi dalam Grand Final Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu ke-V Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia yang digelar di Jakarta, Jumat malam, yang disiarkan secara langsung di Channel Youtube Bawaslu RI (29/11/2025).
Puadi menilai bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam mendorong kualitas demokrasi. Menurutnya, kritik, analisis, dan gagasan mahasiswa menjadi masukan berharga bagi penyelenggara pemilu di Indonesia.
“Mahasiswa jangan bersikap acuh terhadap isu penegakan hukum pemilu. Teruslah memberikan kontribusi, tetap aktif menyuarakan pendapat, kritik, maupun saran kepada penyelenggara pemilu,” ujarnya.
Sebagai Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi, Puadi menjelaskan bahwa kompetisi debat antar kampus ini merupakan ruang yang disiapkan Bawaslu untuk menjaring kader-kader pengawasan pemilu yang kompeten. Debat tersebut juga menjadi media sosialisasi bagi Bawaslu dalam mengajak sivitas akademika agar terlibat secara langsung dalam proses demokrasi.
“Bawaslu terus membangun kolaborasi dengan perguruan tinggi. Kami ingin para akademisi turut mengawal demokrasi dengan menyediakan pemikiran dan pengetahuan yang berkualitas,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa minat terhadap kompetisi ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada penyelenggaraan kelima ini, sekitar 300 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia mengikuti proses seleksi, sebelum akhirnya tersaring menjadi 24 peserta terbaik yang berkompetisi di Jakarta.
“Antusiasme yang tinggi menunjukkan bahwa penegakan hukum pemilu menjadi isu yang relevan bagi mahasiswa. Bahkan, ada peserta dari Mataram yang sampai mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi setelah mengikuti kompetisi debat ini,” tutur Puadi.
Penulis: G. Sanpai
Editor: Humas Bawaslu Asmat
Foto: Humas Bawaslu